Hendak Cari Buah Keminting, Pemuda ini Temukan Mayat

Editor: Asmuni

Anggota Kepolisian saat berada di TKP. (Foto:humas) 
Landak KalbarBorneoPost.id - Salah satu warga Dusun Tiang Aping, Desa Tunang, Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak, berinisial KH (19), pergi mencari buah kemiri atau keminting di hutan, setelah pulang mampir ke pondok wilayah kebun karet melihat sesosok mayat. Peristiwa ini terjadi pada Senin (9/5/2022).

Kapolsek Mempawah Hulu, Ipda M. Edi D, saat dikonfirmasi membenarkan dengan telah ditemukan sosok mayat/jenazah yang telah meninggal di pondok kebun karet yang terletak di dusun  Tiang Aping, Desa Tunang, kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak

Dari hasil pengecekan dan pemeriksaan bahwa korban bernama AP, laki-laki, (48th)  asal dusun  Tiang Aping, desa Tunang, Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupatan Landak dan korban juga diketahui memiliki gangguan kejiwaan.

Korban pertama kali ditemukan pada hari Senin tanggal (9/5/2022) sekira pukul 13.00 Wib oleh saksi atas nama KH (19) asal Desa Tiang Tanjung Kecamatan Mempawah Hulu Kabupatan Landak.

Pada waktu itu saksi KH sedang kehutan mencari buah kemiri/keminting, sekira pukul 14.30 Wib saksi hendak pulang ke rumah dan melintasi pondok korban dan singgah menggedor pondok korban namun tidak ada jawaban selanjutnya saksi mengintip korban dari dinding papan dan melihat korban terbaring dengan posisi tidur terlentang dengan menggunakan kain kelambu tidur dan dikerumuni serangga sejenis kecoa, selanjutnya pelapor kembali bergegas pulang kerumahnya memberitahukan kepada warga dan pihak keluarga korban perihal kejadian tersebut.

"Informasi dari keluarga korban, korban tinggal sendirian di pondok tersebut yg berukuran 3 X 2.5 meter, yang terletak di areal kebun Karet milik korban di Dusun Tiang Aping Dusun Tunang Kecamatan. Mempawah Hulu Kabupaten Landak dan korban mengalami gangguan mental  dan tinggal sendirian, " kata Kapolsek.

Menurut keluarga korban, bahwa keluarga terakhir melihat pada saat perayaan Paskah tanggal 15 April 2022 lalu.

Pada saat di lakukan olah TKP,  posisi korban  di TKP pondok kebun dalam keadaan terkunci dan gelap sehingga dilakukan pendobrakan untuk masuk kerumah/pondok.

Posisi korban saat ditemukan dalam posisi tidur terlentang dan sudah berbau busuk serta dikerumuni serangga sejenis kecoa dengan tubuh yang sudah terlihat tengkorak kepala dan tulang serta kulit yang hitam mengering.

Selanjutnya korban dievakuasi kepermukiman warga sekitar 2 kilometer dengan berjalan kaki sekitar 20 menit, sekira jam 19.30 Wib dan langsung dimakamkan dipemakaman Katholik Dusun Tunang Kecamatan Mempawah Hulu Kabupaten Landak bersamaan dengan kantong jenazah, setelah pihak keluarga menyerahkan dan menerima kematian korban dikarenakan murni sakit  serta Pihak keluarga juga menolak untuk dilakukan otopsi / visum, " jelas Edi. (Anton/Wid)

Share:
Komentar

Berita Terkini