Persiapan New Normal, Anggota DPRD ini Minta Pemerintah Sosialisasikan ke Masyarakat

Editor: Redaksi
Drs, Paulus Subarno, M.Si 
SEKADAU, borneopost.id - Terkait persiapan New Normal atau tatanan hidup baru, tentu ada beberapa hal yang harus dipersiapkan oleh Pemerintah. Salah satunya yakni sosialisasi ke masyarakat sampai ke tingkat paling bawah seperti ke desa dan dusun. Bagaimana tatanan hidup baru tersebut (new normal).

Terkait New Normal atau tatanan hidup baru tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Sekadau dari Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Drs. Paulus Subarno, M.Si mengatakan, mendukung pemerintah dalam pelaksanaan New Normal.

Namun kata dia, tentu dari Pemerintah khususnya Pemerintah Kabupaten Sekadau harus mensosialisasikan kepada masyarakat, terkait tatanan hidup baru (new normal) tersebut.

Subarno menyebut, hal yang perlu di sosialisasikan yakni, imbauan untuk masyarakat untuk tetap mentaati standar protokol kesehatan Covid-19. Seperti, kalau keluar harus pakai masker, sering cuci tangan pakai sabun, kalau tempat yang kering cuci pakai hand sanitizer, jaga jarak dan hindari kerumuman, social distancing dan physical distancing. 

"Harus di sosialisasikan ke masyarakat sampai ke desa dan dusun melalui media online, media elektronik dan media cetak atau media sosial lainnya. Agar masyarakat memahaminya," kata politisi Hanura ini kepada suaraborneo.id, Sabtu (6/6).

Selain itu kata dia, imbauan juga bisa melalui pamplet dan banner dengan ditempelkan di tempat umum dan warung-warung sampai ke desa dan dusun.

Menurutnya, Pemerintah juga harus membantu masyarakat berupa masker untuk masyarakat. Perlu hand sanitizer untuk di kantor-kantor dan tempat umum. Demikian juga untuk di desa dan dusun. Untuk sekolah-sekolah juga perlu disiapkan wastafel untuk cuci tangan dan hand sanitizer.

Untuk di tempat ibadah seperti Masjid dan Gereja Subarno menambahkan, sebelum melakukan ibadah juga harus dilakukan penyemprotan disinfeksi terlebih dahulu. Kemudian saat ibadah harus sesuai protokol kesehatan Covid-19 agar tetap menjaga jarak.

"Intinya, kita mendukung New Normal atau tatanan hidup baru tersebut sebagai bentuk dukungan kita kepada pemerintah untuk memutus penyebaran mata rantai penyebaran wabah Covid-19," ungkap Pria yang kesehariannya disapa Ngah Subar ini. (red)

Editor: Asmuni 
Share:
Komentar

Berita Terkini